CAHYAMEDIA (BANDARLAMPUNG) – Rapat Koordinasi (Rakor) Pelaksanaan Kampanye Iklan Media Massa Cetak, Media Massa Elektronik, dan Media Daring 2023 diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Lampung di Hotel Santika, Bandar Lampung, Sabtu (23/12/2023).
Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan, Pemilih, dan Partisipasi Masyarakat KPU Provinsi Lampung, Antoniyus S.I.P., M.I.P., membuka acara dengan penuh antusias .
Acara ini juga dihadiri oleh Bawaslu Provinsi Lampung, Pimpinan dari berbagai media cetak dan online, serta Perwakilan DPD Lembaga Wartawan se-Lampung.
Sebanyak 193 orang tamu undangan dari perwakilan KPU Provinsi Lampung, KPU Kabupaten/Kota se-Lampung, Bawaslu Provinsi Lampung, dan Pimpinan DPD/DPW Lembaga Wartawan Lampung turut memeriahkan acara.
Sesi diskusi yang melibatkan narasumber KPU Provinsi Lampung, Pimpinan Media Cetak dan Online, serta Pimpinan DPD/DPW Lembaga Wartawan Lampung berlangsung produktif.
Kemudian terdapat juga sambutan dari Tamri S. Hut, S.H., M.H., Kordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Provinsi Lampung.
Dalam sambutannya, ia menyoroti tema, “Kampanye dan Iklan Kampanye Pemilu Tahun 2024 oleh Bawaslu,” menegaskan pentingnya kampanye sebagai sarana meyakinkan pemilih melalui visi, misi, program, dan citra peserta pemilu.
Bawaslu Provinsi Lampung menegaskan pengawasan yang ketat terhadap pertemuan terbatas dan tatap muka selama kampanye.
Adapun beberapa poin yang ditekankan termasuk larangan dalam kampanye, batasan jumlah peserta, dan ketentuan-ketentuan lain seperti keberadaan Surat Tanda Terdaftar Peserta (STTP), keberlanjutan kampanye yang ramah disabilitas, hingga larangan menggunakan bahan kampanye selain peserta yang bersangkutan.
Pelaksanaan kampanye dengan metode iklan media massa cetak, elektronik, dan internet dijadwalkan berlangsung mulai 21 Januari hingga 10 Februari 2024, selama 21 hari. Masa kampanye ini diakhiri seiring dimulainya masa tenang.
Rapat Koordinasi ini menandai langkah awal KPU Provinsi Lampung dan Bawaslu dalam memastikan jalannya kampanye yang adil, transparan, dan berkualitas menuju Pemilu 2024. (maulana)
Comment