Sumpah Pemuda Dalam Pandangan Iskandarsyah, M.HUM., (Dosen Jurusan Sejarah Unila)
Iskandarsyah, M.HUM., (Dosen Jurusan Sejarah Unila)

By Cahya Media 29 Apr 2017 Dibaca: 562KaliPerspektif

Sumpah Pemuda Dalam Pandangan Iskandarsyah, M.HUM., (Dosen Jurusan Sejarah Unila)

Keterangan Gambar : Iskandarsyah, M.HUM., (Dosen Jurusan Sejarah Unila)


BANDAR LAMPUNG, CAHYAMEDIA.CO.ID - Sumpah pemuda adalah satu pengakuan terhadap kehidupan berbangsa dan  bernegara yang pada mulanya, negara ini terdiri dari berbagai suku, bangsa dan bahasa. Namun, setelah adanya ikrar sumpah pemuda, Bhinneka Tunggal Ika dapat dipersatukan dalam satu wadah yang disebut bangsa Indonesia. Satu bangsa, satu tanah air dan satu bahasa. 
 
“Oleh karenanya, sumpah pemuda ini memiliki makna yang cukup dalam,” jelas Drs. Iskandarsyah, M.Hum, salah seorang dosen Jurusan Sejarah, FKIP Unila, Jumat (28/10).
 
Diantara bangsa Indonesia ini, lanjut Dosen Mata Kuliah Sejarah Indonesia 1945, tidak ada bangsa yang mayoritas dan minoritas. Dengan demikian makna dari  sumpah pemuda sungguh besar dan mampu mengantarkan kehidupan bangsa Indonesia untuk merdeka.
 
Sebelum tahun 1928, perjuangan bangsa Indonesia ini adalah perjuangan lokal, dimana mereka yang ikut berjuang adalah golongan pemuda yang berkelompok-kelompok. Ada Jong Sumatera, Jong Java, Jong Makassar dan sebagainya. Hal ini menjadi perjuangan bangsa lemah karena tidak adanyansebuah ikatan, dena mereka hanya berjuang masing-masing.
 
Oleh karena itu, Belanda dalam menjalankan politik devide et iImpera (adu domba) cukup berhasil. Hal ini diketahui oleh bangsa Indonesia terutama para pemuda pelajar yang tergabung dalam studibmentyang melahirkan tentang perguruan di Indonesia yaitu  sekolah dokter jawa/STOVIA.
 
“Selanjutnya, diadakan satu permufakatan yang diawali dengan digelarnya  kongres pemuda indonesia yang pertama dan menjadi titik awal dasar perjuangan pemuda. Kemudian dilanjutkan dengan kongres pemuda yang ke 2 pada 28 Oktober 1928 dan menghasilkan satu kesepakatan yang disebut sumpah pemuda”, ungkap dosen yang sudah mengabdi di dunia pendidikan selama 30 tahun.
 
Berawal dari ikrar sumpah pemuda ini hingga memunculkan rasa kebersamaan, senasib dan sepenanggungan hingga saat ini. “Kemerdekaan indonesia tidak terlepas dari adanya satu ikatan kebersamaan, sehingga memperkuat perjuangan yang menghantarkan kemerdekaan,” katanya.
 
Sementara, tantangan masa kini, dari realitas sumpah pemuda yang terjadi ialah munculnya isu SARA yang kerapkali membuat perpecahan sehingga masyarakat nyaris terkotak-kotak akibat adanya diksriminasi, sehingga mengarah pada terbentuknya golongan minoritas dan mayoritas.
 
“Roh sumpah pemuda sampai kapanpun harus tetap dipertahankan agar negara ini tetap eksis sesuai dengan program pemerintah. Dipertahankan dengan 4 pilar kebangsaan yakni Pancasila, UUD, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika,” paparnya.
 
Sayangnya, realitas yang terjadi saat ini justru memunculkan banyak benih-benih provokatif yang memunculkan perpecahan. Seperti timbulanya bahaya laten (gerakan kiri), kelompok-kelompok radikal.“Guna menangkal itu semua, maka nilai-nilai yang terkandung dalam sumpah pemuda harus terus ditanamkan dalam pribadi pemuda. Dengan begitu, sumpah pemuda akan tetap memiliki peran yang cukup penting dalam mempersatukan bangsa dan negara,” terangnya.
 
Iskandar berharap, generasi muda saat ini bisa menjadi kader atau estafet dari kehidupan berbangsa dan bernegara. “Paling tidak, mereka harus mampu menghidupi diriinya sendiiri dan sebelum menjadi pahlawan yang besar, ia harus menjadi pahlawan untuk dirinya sendiri. Artinya, sesuai dengan harapan pemerintah yakni meningkatkan SDM yang berpotensi dan professional. Dimanapun ia berada dan menduduki suatu jabatan harus bisa menjadi teladan,” pungkasnya. (Nga)
 


Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Online Support (Chat)

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Siapakah Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung Kesukaan Anda?
  1. M. Ridho Ficardo Bachtiar Basri
  2. Herman HN Sutono
  3. Arinal Djunaidi Chusnunia Chalim
  4. Mustafa Ahmad Jajuli

Komentar Terakhir

  • hztdiuch

    car title and payday loan <a href="https://cashpaydayloansi.com/">cash ...

    View Article
  • hztdiuch

    instant online payday loan <a href="https://cashpaydayloansi.com/">bankrupt cy ...

    View Article
  • tbyvarma

    best payday loans <a href="https://leaderapply.com/">payday loans no credit ...

    View Article
  • nfsExiva

    actual payday loan lenders <a href="https://applygoleader.com/">fax free ...

    View Article