Suami MH, Terduga Teroris asal Pringsewu Lampung hanya bisa Pasrah

By Cahya Media 17 Okt 2019 Dibaca: 144KaliPringsewu

Suami MH, Terduga Teroris asal Pringsewu Lampung hanya bisa Pasrah

Keterangan Gambar : Dusun 6 RT 02 Pekon Wonodadi, Kecamatan Gadingrejo


PRINGSEWU - Parmono, laki-laki paruh baya, suami dari MH (44) terduga teroris yang di bekuk Tim Ditasemen 88 Antiteror di Kota Semarang, Jawa Tengah hanya bisa pasrah.

Parmono, warga Dusun VI RT 02 Pekon Wonodadi, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu mengaku, mengetahui istrinya MH ditangkap Tim Ditasemen Antiteror 88 di Kota Semarang dari temannya. 

"Sudah hampir 2,5 tahun, dia meninggalkan saya dan tidak pernah pulang. Waktu itu dia pamitnya mau jenguk anak yang kedua yang tinggal di Jakarta", ungkap Parmono yang sehari-hari bekerja sebagai tukang ojek ini. 

Menurut pengakuan Parmono, sebelum akhirnya di tangkap Tim Ditasemen Antiteror, MH masih sempat berkomunikasi dengannya.

"Kadang umi (panggilan MH) suka kirim barang dagangan kesini (wonodadi) dan juga transfer uang. Saya juga sempat tanya dia, dari mana ia bisa dapatkan barang dan juga uang yang ditransfernya", ucap Parmono. 

Parmono mengemukakan, kalau status MH masih sebagai istri syahnya, lantaran hingga sekarang belum pernah di cerai. 

Bahkan, Parmono juga pernah menanyai MH, perihal pernikahannya dengan laki-laki lain. 

"Tapi tetap saja dia tidak mau jujur, dia bilang kalau dia tidak menikah dengan laki-laki lain selama tinggal di semarang
Umi disana kerjanya mengajar", ucap Parmono setengah bercerita.

Sebelum akhirnya tinggal dan menetap di Kota Semarang, MH yang saat itu masih tinggal bersama Parmono di Pekon Wonodadi, Kecamatan Gadingrejo kerap bolak balik ke Jakarta. 

"Alasannya, nengok anak yang kedua. Kalau sudah di Jakarta, bisa dua atau tiga hari, baru pulang lagi ke Wonodadi", beber Parmono. 

Menurut penuturan Parmono, MH pernah meneleponnya dan setengah memaksa, minta di jemput. 

"Dia telpon dan minta di jemput, karena  barang-barang milik dia di Semarang sudah di kemas untuk dibawa pulang ke lampung. Tapi akhirnya tidak saya jemput, karena saya juga tidak punya uang", kata Parmono. 

Dari pernikahannya dengan MH, Parmono dikaruniai lima (5) orang anak. Dua (2) laki-laki dan tiga (3) perempuan. 

Anak pertamanya "R" yang, sempat menikah dan akhirnya bercerai, dan selama ini tinggal bersama Parmono. 

Anak keduanya, N tinggal di Jakarta dan A tinggal di Tanggerang. 

Sementara, anak keempat dan kelimanya, ikut bersama MH tinggal di Kota Semarang. 

MH diamankan Tim Ditasemen Antiteror 88 dirumahnya di Kampung Kepoh, Nongkosawit, Gunungpati, Kota Semarang pada Selasa (15/10) bersama laki-laki dengan inisial AM yang juga masih suaminya. (Ful)



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Write a comment

Ada 1 Komentar untuk Berita Ini

  1. jasa seo terbaik dan berkualitas 22 Okt 2019, 20:40:01 WIB

    Infonya sangat berguna dan bermanfaat bagi kami semua. thanks boss...

View all comments

Write a comment