Soal Pembukaan Home Karaoke, Wakil Bupati tidak Akan Terbitkan Izin

By Cahya Media 26 Mar 2018 Dibaca: 245KaliPringsewu

Soal Pembukaan Home Karaoke, Wakil Bupati tidak Akan Terbitkan Izin

Keterangan Gambar : Soal Pembukaan Home Karaoke, Wakil Bupati tidak Akan Terbitkan Izin


PRINGSEWU, CAHYAMEDIA.CO.ID - Wakil Bupati Pringsewu Dr.Hi.Fauzi.,M.Kom.,Akt.,CA mengaku hingga kini belum menerima adanya surat permohonan izin pembukaan tempat hiburan (home karaoke) yang rencana akan dibuka di Jalan Jenderal Sudirman Kelurahan Pringsewu Selatan Kecamaran Pringsewu.

"Yakin saja, selama tidak ada izin dari masyarakat, izinnya tidak akan keluar," tegas Wakil Bupati Pringsewu disela-sela berdiskusi ringan soal pembangunan di Kabupaten Pringsewu bersama jajaran pengurus DPC AWPI (Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia) Pringsewu, Senin (26/03).

Menurut Fauzi, apa pun bentuk perizinan, itu ada di masyarakat. Bilamana masyarakat tidak memberi izin, maka izin tidak akan pernah izin.

"Sebab akan ada kajian lokasi dan studi kelayakan terlebih dahulu, termasuk juga soal izin lingkungannya seperti apa?," jelas Fauzi.

Seperti diberitakan sebelumnya, rencana pembukaan usaha hiburan (home karaoke) di Jalan Jenderal Sudirman (Depan Pool Damri) mendapat reaksi penolakan dari warga sekitar dan juga jamaah Masjid Taqwa Pringsewu.

Tidak hanya masyarakat yang merasa resah, sebaliknya jamaah dan Takmir Masjid Taqwa yang lokasinya berada sekitar 200 meter dari lokasi dimana home karaoke akan dibuka juga mengaku resah.

Keresahan warga dan juga jamaah Takmir Masjid Taqwa ini dituangkan dengan membuat surat penolakan.

Mereka kemudian  beramai-ramai menggalang tanda tangan sebagai ekspresi penolakan  dan bentuk keberatan.

Sekretaris Takmir Masjid Taqwa Pringsewu Mustofa Kamal Pasha menjelaskan,  penggalangan tanda tangan bermula dari adanya aduan warga kepada Pengurus Takmir Masjid Taqwa Pringsewu, sehingga pengurus masjid dengan didukung oleh warga yang terdiri dari dua (2) lingkungan yakni Lingkungan III Kelurahan Pringsewu Selatan dan Lingkungan I Pringsewu Barat berhasil mengumpulkan 400 tanda tangan penolakan terhadap rencana dibukanya home karaoke tersebut.

"Bukan hanya warga dan Takmir Masjid saja yang merasa resah,  guru SD Muhammadiyah dan SMP Negeri I Pringsewu juga merasa resah dan meraka ikut mendukung serta menanda tangani surat penolakan beroperasinya usaha karaoke itu," papar Mustofa.

Mustofa mengemukakan, penolakan oleh warga dan takmir masjid sangatlah beralasan, selain hanya berjarak kurang dari 100 meter dengan lingkungan pendidikan (SMP Negeri I Pringsewu dan SD Muhammadiyah) Pringsewu, lokasi dimana home karaoke akan dibukanya jaraknya kurang 200 meter dari Masjid Taqwa Pringsewu. 

"Alasan yang mendasar adalah warga tidak ingin dampak negatif (buruk) terhadap moral generasi muda dan masyarakat sekitar," tandasnya.

Mustofa menegaskan kalau penggalangan tanda tangan menolak dibukanya usaha karoke tersebut, murni merupakan aspirasi dari jamaah masjid yang juga merupakan warga sekitar.

"Ini kita lakukan sebagai langkah  prefentif, mengantisipasi dari kemungkinan terjadinya gejolak. Kita akan berada di garda terdepan terhadap amar makruf nahi mungkar. Ibarat sepeda atau mobil kalau rusak gampang untuk diperbaikinya, tinggal bawa saja ke bengkel. Tapi, kalau sudah moral yang rusak, cukup sulit memperbaikinya,” ungkapnya.

Secara lembaga lanjut Mustofa mewakili masyarakat yang berada dilingkungan masjid sudah mengirimkan surat penolakan disertai tanda tangga ke beberapa instansi dan lembaga seperti Polsek, Koramil, DPRD, Dinas Perijinan, Kecamatan serta Bupati Pringsewu.

Harapannya, sambung Mustofa, aspirasi warga ini dapat diperhatikan dan 

pemerintah daerah pringsewu tidak

terburu-buru menerbitkan izin guna menghindari potensi gejolak.

"Kami bukan melarang orang untuk membuka usaha, tetapi kami minta usaha seperti itu jangan berada dekat dengan tempat pendidikan dan tempat ibadah. Perlu dicatat, gerakan penggalangan ini bukan dilakukan oleh Ormas atau LSM tetapi murni dilakukan oleh masyarakat yang merasa resah dengan rencana itu," ucap Mustofa.

Sementara itu, Kepala Dinas Perizinan dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Penanaman Modal Daerah Kabupaten Pringsewu Achmad Fadoli saat dikonfirmasi mengaku, kalau dirinya hingga sekarang belum menerima adanya surat permohon izin pembukaan home karaoke dimaksud.

"Kalau surat permohonannya sampai sekarang belum saya terima. Tapi, kalau untuk surat penolakan dari warga dan takmir masjid taqwa, memang sudah saya terima," ucap Fadoli.

Dari pantauan media ini, di lokasi bangunan yang akan dijadikan tempat usaha hiburan nampak  beberapa tukang mulai membenahi gedung dan pemasangan pintu kaca pada bagian depan gedung. (Ful)



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Online Support (Chat)

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Siapakah Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung Kesukaan Anda?
  1. M. Ridho Ficardo Bachtiar Basri
  2. Herman HN Sutono
  3. Arinal Djunaidi Chusnunia Chalim
  4. Mustafa Ahmad Jajuli

Komentar Terakhir

  • Makanan Khas Indonesia

    Wah website yang bagus banget untuk saling sharing informasi, nih! ...

    View Article
  • Benefits of Cheese

    After reading your article I was amazed. I know that you explain it very well. And ...

    View Article
  • Milk

    It is extremely nice to see the greatest details presented in an easy and ...

    View Article
  • Dates

    Im excited to uncover this page. I need to to thank you for ones time for this ...

    View Article