Sejak Tahun 70-an, Masyarakat Pardasuka Kembangkan Padi Lumbung Sewu Cantik

By Cahya Media 18 Mar 2019 Dibaca: 181KaliPringsewu

Sejak Tahun 70-an, Masyarakat Pardasuka Kembangkan Padi Lumbung Sewu Cantik

Keterangan Gambar : Inilah tanaman padi lumbung sewu cantik yang dikembangkan di tiga pekon di kecamatan pardasuka kabupaten pringsewu


PARDASUKA,CAHYAMEDIA.CO.ID - Semenjak tahun 1970, sebagian masyarakat diwilayah Kecamatan Pardasuka Kabupaten Pringsewu sudah kembangkan padi yang kemudian diberi nama lumbung sewu cantik. 

Mereka menanam padi ini pada lahan-lahan perbukitan (dataran tinggi) dan perladangan. 

"Untuk luasan hamparannya mencapai 166 ha dan tersebar di tiga pekon, yakni rantau tijang, kedaung dan selatan", jelas M Yunus, Kepala UPT Dinas Pertanian Pardasuka di sela-sela menghadiri acara penyerahan sertifikat tanda daftar varietas lokal padi lumbung sewu cantik di Dusun Pujosari Pekon Mataram Kecamatan Gadingrejo. 

Djunaedi BR, Ketua Lumbung Sewu Cantik mengatakan, keunggulan yang dimiliki benih varietas lumbung sewu cantik terletak pada rasa dan hasil produksinya. 

"Nasi dari beras ini saat dimakan akan terasa lebih pulen dan wangi. Selain itu, tingkat produksinya juga lumayan tinggi", ungkap Djunaedi warga Pekon Rantau Tijang ini. 

Djunaedi BR mengemukakan, budidaya padi lumbung sewu cantik tidak harus didahului dengan proses persemaian, umumnya kita menanam padi sawah. 

"Jadi, setelah lahan kita bersihkan, terus kita lubangi dan masukan benih padi. Untuk satu lubangnya, bisa 10-15 benih padi", ungkapnya. 

Pernyataan senada disampaikan Abdurrohim, pelaku pengembang benih padi lumbung sewu cantik lainnya. 

"Padi ini kita tanam secara organik, tidak menggunakan pestisida atau pupuk subsidi. Biasanya, waga menanam benih padi ini memasuki bulan oktober dan november, saat musim rendeng", urai Abdurrohim, warga pekon rantau tijang lainnya. 

Hasil rendemen (beras kering giling), yang dihasilkan lanjut Abdurrohim, bobotnya mencapai 75-80 Kg/kwintal.

"Sementara, kalau padi sawah, hasilnya hanya 65 Kg/kwintal nya. Masyarakat disana menyebutnya dengan padi ladang atau huma", imbuhnya. (Ful) 



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Online Support (Chat)

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Siapakah Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung Kesukaan Anda?
  1. M. Ridho Ficardo Bachtiar Basri
  2. Herman HN Sutono
  3. Arinal Djunaidi Chusnunia Chalim
  4. Mustafa Ahmad Jajuli

Komentar Terakhir

  • paint by numbers Philippines

    This piece supplies the knowledge in which we can confront the instant. This is a ...

    View Article
  • essay writing service uk reviews

    Draw not your bow till your arrow is fixed. ...

    View Article
  • GeorgeggSpofs

    buy viagra canada http://bettersightonline.com/groups/purposely-viagra-carva ...

    View Article
  • Harga kabel duct

    Korsleting listrik menjadi penyebab umum pada kejadian kebakaran. Karena itu, untuk ...

    View Article