RAPBD Metro 2018, Targetkan Pendapatan Daerah Hingga Rp 821 M

By Cahya Media 01 Nov 2017 Dibaca: 189KaliMetro

RAPBD Metro 2018, Targetkan Pendapatan Daerah Hingga Rp 821 M

Keterangan Gambar : RAPBD Metro 2018, Targetkan Pendapatan Daerah Hingga Rp 821 M


METRO, CAHYAMEDIA.CO.ID - Pendapatan Daerah Kota Metro, Tahun Anggaran 2018 di targetkan mencapai Rp 821,9 miliar. Hal tersebut dikatakan Walikota Ahmad Pairin pada rapat paripurna DPRD setempat, Rabu (1/11/2017).

Rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Anna Morinda itu mengagendakan penyampaian nota Keuangan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran 2018.       

Walikota Ahmad Pairin mengatakan proyeksi pendapatan daerah sebesar Rp821,9 miliar itu berasal dari: pendapatan asli daerah (PAD) Rp128,4 miliar, dana perimbangan Rp632,7 miliar dan lain-lain pendapatan yang sah Rp60,7 miliar. 

Menurut Pairin, proyeksi pendapatan daerah itu mengalami kenaikan dibanding APBD tahun 2017. Kenaikan terjadi pada pos pajak daerah, dana bagi hasil (DBH) serta lain-lain pendapatan yang sah. 

"Kenaikan pajak daerah berasal dari pajak penerangan jalan, hotel, parkir dan tempat hiburan. Sedangkan kenaikan DBH berasal dari DBH pajak penghasilan. Kemudian lain-lain pendapatan yang sah berasal dari BLUD Puskesmas, karena ada penambahan ouskesmas yang menggunakan sistem BLUD," kata Pairin. 

Walau begitu, lajut dia, pada APBD 2018 terjadi penurunan pada pos retribusi daerah. Penurunan ini disebabkan, rencana Pemkot Metro merenovasi kawasan  pertokoan grosir di Jalan Jenderal Sudirman. "Penurunan ini juga karena adanya penghapusan HO oleh peraturan perundang-undangan," terangnya. 

Walikota menjelaskan, untuk belanja daerah direncanakan sebesar Rp851,5 miliar. Rinciannya terdiri dari: belanja tidak langsung  Rp371,2 miliar dan belanja langsung Rp480,3 milir.

"Berdasarkan kondisi itu, terjadi defisit Rp29 miliar  pada APBD Tahun 2018. Defisit itu bisa ditutupi dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran(Silpa) tahun sebelumnya," jelasnya. 

Dia menambahkan, untuk pembiayan daerah masih berasal Silpa sebesar Rp31,1 miliar. Kemudian, untuk pengeluaran pembiayaan berasal dari penyertaan modal (unvestasi) daerah kepada Bank Lampung sebesar Rp1,5 miliar. (her/win)



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Online Support (Chat)

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Siapakah Calon Walikota dan Wakil Walikota Padang Favorit Anda?
  Mahyeldi Ansyarullah - Emzalmi
  Robby Prihandaya - Dewi Safitri
  Tommy Utama - Laura Hikmah
  Willy Fernando - Vicky Armita
  Laura Himah i Nisaa - Safaruddin

Komentar Terakhir

  • Jasa Bangun Rumah

    Infonya sangat berguna bagi kami, Thank you. https://jasaseo.website | ...

    View Article
  • Cruise Cushion

    Coba saja buat wisata perjalanan dari jakarta ke lampung dengan menggunakan kapal laut ...

    View Article
  • Kontraktor Bangunan

    semoga aja nanti pas eksekusi menjadi bagus hasilnya, tetapi bagus atau enggaknya ...

    View Article
  • Pesan Nasi Kotak

    Loh, ini gimana sih..? Judul dan gambarnya sih tentang nasi kotak,, tapi kok isi ...

    View Article