Petani Pati Gelar Aksi Demo Tolak Kartu Tani

By Cahya Media 25 Apr 2018 Dibaca: 46KaliNusantara

Petani Pati Gelar Aksi Demo Tolak Kartu Tani

Keterangan Gambar : Ratusan Petani Pati Gelar Aksi Demo di Depan Kantor Bupati Pati (23/04).


Pati - Warga Kabupaten Pati yang tergabung dalam Paguyuban Petani Pati (Papat) melakukan aksi demo di depan kantor Bupati Pati, Senin (23/4). Mereka menuntut agar kartu tani yang menjadi program Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dibatalkan. Sebab, kartu tani dianggap ribet dan menyusahkan petani.

Koordinator aksi, Kasturin mengatakan, selama pemberlakukan kartu tani itu, banyak petani yang mengalami kesulitan dalam proses proses adminitrasi. Terlebih, prosesnya harus ada deposito di bank terlebih dahulu, sehingga banyak petani yang menganggap ribet.

“Ditambah lagi, petani harus bergabung ke kelompok tani. Sementara yang tidak tergabung dalam kelompok tani, tidak bisa menebus pupuk bersubsidi. Belum lagi menunggu proses pengesahan dari RDKK mulai dari desa hingga ke nasional. Ini kan proses yang menyulitkan petani namanya,” ujar Kasturin.

Menanggapi demo puluhan orang petani tersebut, Kepala Dinas Pertanian Pati Muchtar Efendi, menjelaskan bagi petani yang sudah memiliki kartu tani, tetapi belum bisa menggunakannya, maka akan dibantu oleh pengecer agar kebutuhan pupuknya bisa terpenuhi.

“Nanti dikios juga diarahkan, diajari bagaimana caranya menggunakan kartu tani. Kalau masih tidak bisa, pemilik kios bisa menggesekkan kartunya sehingga, mereka bisa menebus pupuk bersubsidi,” ungkapnya.

Sementara bagi petani yang belum mempunyai kartu tani, mereka bisa mendaftar dulu ke kelompok tani setempat agar dibuatkan Rencana Definitif Kelompok Kerja (RDKK). Akan tetapi, untuk pupuk nonsubsidi, proses pembeliannya tidak harus menggunakan kartu tani.

“Semuanya masih bisa diatur. Saat ini petani juga masih bisa untuk membuat RDKK usulan, sehingga kebutuhan pupuk bersubsidinya nanti bisa terpenuhi. Kami mampunyai tim pendamping untuk menggunakan kartu tani itu,” ungkapnya.

Selain itu, lanjutnya, penggunaan kartu tani ini untuk menjamin keamanan ketersediaan pupuk. Petani tidak bisa menebus pupuk bersubsidi melebihi target yang sudah ditentukan. Sehingga, kebutuhan pupuk ini bisa terbagi secara merata. (*)



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Online Support (Chat)

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Siapakah Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung Kesukaan Anda?
  1. M. Ridho Ficardo Bachtiar Basri
  2. Herman HN Sutono
  3. Arinal Djunaidi Chusnunia Chalim
  4. Mustafa Ahmad Jajuli

Komentar Terakhir

  • Elat Herman Goni

    Terimakasih kepada Tuhan yang Maha Esa, atas karunia Nya alumni-alumni STM Perintis, ...

    View Article
  • Brianlat

    Вечернее платье CYLF.RU <a ...

    View Article
  • Lean Belly Breakthrough

    I really appreciate the kind of topics you post here. Thanks for sharing us a great ...

    View Article
  • Spirulina

    Great Information sharing .. I am very happy to read this article .. thanks for ...

    View Article