Pemkot Metro Tegakan Disiplin Razia ASN, Dewan Apresiasi

By Cahya Media 14 Mei 2019 Dibaca: 132KaliMetro

Pemkot Metro Tegakan Disiplin Razia ASN, Dewan Apresiasi

Keterangan Gambar : Pemkot Metro Tegakan Disiplin Razia ASN, Dewan Apresiasi


METRO, CAHYAMEDIA.CO.ID - Pemkot Metro melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kota Metro merazia Aparatur Sipil Negara (ASN) Kota Metro yang berkeliaran disejumlah pasar saat jam kerja, Selasa (14/05). Razia ini bertujuan untuk menertibkan ASN selama bulan suci ramadhan.

“Ada 13 ASN yang kita dapati ada di pasar saat jam kerja dan rata-rata guru,” jelas Jose Sarmento Kepala Bidang Trantibum mewakili Kasatpol-PP Imron.

Razia tersebut Pol-PP dibagi dua tim yang menyisir pasar yang ada di Bumi Sai Wawai.

“Cuma peringatan dan pembinaan, supaya pada saat jam kerja PNS tidak menggunakan seragam dan berada di tempat-tempat perbelanjaan,” tambahnya.

Dari pantauan, belasan ASN ini merupakan guru yang mengaku sudah selesai jam mengajarnya.

“Tapi bukan masalah sudah pulang sekolah, tapi yang kita permasalahkan mereka memakai pakaian dinas dan berada di perbelanjaan,” pungkasnya.

Belasan ASN yang terkena razia ini selanjutnya akan didata dan diberi arahan. Pihaknya mengimbau kepada ASN agar patuhi peraturan yang berlaku.

Menanggapi penertiban disiplin ASN tersebut Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Metro mengapresiasi langkah Pemkot setempat yang rutin dan konsisten dalam menegakan Peraturan Daerah (Perda) dengan megalakan razia.

Ketua DPRD Kota Metro Ana Morinda menilai, razia rutin yang dilakukan Pol PP saat bulan puasa cukup baik.

“Apa yang dilakukan oleh pol pp sudah bagus dalam rangka penegakan perda. Tapi pembinaaan mental generasi muda harus terus kita tingkatkan,” ucap Ana saat dikonfirmasi awak media, Sabtu (11/5/2019).

Orang nomor satu di gedung DPRD Metro ini juga turut menyoroti fenomena pergaulan dan sex bebas (Free sex) di kalangan pelajar mahasiswa di Bumi Sai Wawai.“Mereka harus memahami efek di masa yang akan datang jika melakukan free sex. Masa depan mereka berharga. Mungkin harus terus dilakukan sosialisasi, melibatkan komunitas milenial untuk membangun kesadaran itu,” ujarnya.

Meski begitu ia tetap mengaku ironis lantaran temuan tersebut tidak selaras dengan visi misi Kota Pendidikan dan Wisata Keluarga. “Sangat ironis. Sebenarnya, Perda, langkah-langkah razia dan sanksi diperlukan. Tapi ada yang lebih penting yaitu membina generasi muda untuk sayang pada dirinya sendiri, pada masa depannya sendiri,” kata Ana.

Demi mewujudkan hal tersebut sangat diperlukan peran berbagai lapisan. Guna meningkatkan kesadaran para pemuda di Kota Metro untuk senantiasa menjauhi sex bebas dan narkoba. “Membangun kesadaran ini yang lebih penting. Sehingga tidak ada free sex dan tidak ada narkoba bukan hanya karena takut kena sanksi tapi lebih karena pilihan untuk menjaga kehormatan dan masa depan mereka sendiri. Tapi langkah yang dilakukan temen-teman Pol PP harus diapresiasi. Itu top banget,” tandas Ana Morinda. (Hermi)



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Online Support (Chat)

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Siapakah Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung Kesukaan Anda?
  1. M. Ridho Ficardo Bachtiar Basri
  2. Herman HN Sutono
  3. Arinal Djunaidi Chusnunia Chalim
  4. Mustafa Ahmad Jajuli

Komentar Terakhir

  • EugenaBig

    buy cialis <a href="http://ortodent.spb.ru/index.php?option=com_k2& ...

    View Article
  • EugenaBig

    buy cialis <a href="http://ortodent.spb.ru/index.php?option=com_k2& ...

    View Article
  • EugenaBig

    buy cialis <a href="http://ortodent.spb.ru/index.php?option=com_k2& ...

    View Article
  • EugenaBig

    buy cialis <a href="http://ortodent.spb.ru/index.php?option=com_k2& ...

    View Article