Nusron Wahid Kesal, Gudang Logistik Arinal-Nunik Digerebek Tim Gakkumdu

By Cahya Media 26 Mei 2018 Dibaca: 417KaliLampung Utara

Nusron Wahid Kesal, Gudang Logistik Arinal-Nunik Digerebek Tim Gakkumdu

Keterangan Gambar :


LAMPUNG UTARA, CAHYAMEDIA.CO.ID– Pelanggaran Kampanye terselubung Yang digelar di hotel Balong Kuring beberapa waktu yang lalu belum menuai hasil, Kegiatan Kampanye ilegal oleh Partai Golkar dan PKB Sebagai pengusung paslon gubernur lampung nomor urut tiga dengan melibatkan Kepala Pekon/Desa se-kabupaten tanggamus, Pada hari Senin (15/05/2018).

Terulang kembali, dugaan pelanggaran di Kabupaten Lampung Utara yang dilakukan Paslon gubernur lampung (Arinal-Chusnunia) yang disokong oleh korporasi besar Sugar Group Companies (SGC) dibawah pimpinan Nyonya Lee.

Kemarin, Jumat (25/5). Anggota DPR RI Fraksi partai Golkar dan juga Ketua Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI), H Nusron Wahid Bukanya mengurus Tenaga Kerja Indonesia (TKI) Malah sibuk kampanyekan Paslon Arinal Djunaidi-Chusnunia Chalim, di Lampung.

Beberapa kali Nusron terlihat menghadiri kampanye paslon nomor tiga ini.

Bahkan saat Tim Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Pilkada menggerebek gudang logistik milik paslon Arinal-Chusnunia, sebuah rumah di Bukit Kemuning, Lampung Utara, Jumat (25/5/2018). Politisi Golkar ini ada di lokasi.

Dalam video yang beredar, pengurus DPP Partai Golkar, H Nusron Wahid tampak adu mulut dengan petugas di lapangan.

Dari ekspresi wajah Nusron nampak kesal, gudang penyimpanan ribuan sarung dan jilbab serta beberapa atribut bergambarkan pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung nomor urut 3, Arinal Djunaidi-Chusnunia Chalim, digerebek petugas.

“Liat nih, STTP-nya ada, silahkan cek. Ayo kita ngobrol di sana,” jawab Nusron kepada petugas dalam video tersebut.

Belum jelas, kapasitas Ketua BNP2TKI berada di lokasi. Padahal sebagai pejabat negara dilarang terlibat politik praktis tanpa mengantongi izin cuti.

Sementara itu, Komisioner Bawaslu RI Rahmat Bagja mengatakan, setiap pejabat negara bagian dari juru kampanye pun wajib mengantongi izin cuti kampanye.

“Pejabat negara yang jadi jurkam harus ada izin dari Presiden. Meskipun menjadi petinggi parpol, selama mereka bertugas sebagai pejabat negara, mereka harus netral. Untuk itu, mereka harus dapat izin cuti dari tanggung jawab sebagai pejabat negara,” jelas Rahmat, Sabtu (26/5/2018).

Ia juga mengatakan, daftar nama pejabat negara baik menteri, gubernur maupun bupati/walikota yang akan menjadi jurkam harus dilaporkan ke KPU dan Bawaslu.

Pejabat setara menteri harus mendapat izin cuti dari Presiden. Untuk bupati/wakil bupati dan wali kota/wakil wali kota diajukan ke Menteri Dalam Negeri melalui gubernur.

Meski diperbolehkan menjadi jurkam politik, tapi sesuai aturan, seluruh pejabat negara tidak diperbolehkan menggunakan fasilitas negara dalam kampanye.

“Ia harus memberi tahukan izin cuti kepada KPU paling lambat 3 hari sebelum kampanye,” ujarnya.(*)



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Online Support (Chat)

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Siapakah Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung Kesukaan Anda?
  1. M. Ridho Ficardo Bachtiar Basri
  2. Herman HN Sutono
  3. Arinal Djunaidi Chusnunia Chalim
  4. Mustafa Ahmad Jajuli

Komentar Terakhir

  • Elat Herman Goni

    Terimakasih kepada Tuhan yang Maha Esa, atas karunia Nya alumni-alumni STM Perintis, ...

    View Article
  • Brianlat

    Вечернее платье CYLF.RU <a ...

    View Article
  • Lean Belly Breakthrough

    I really appreciate the kind of topics you post here. Thanks for sharing us a great ...

    View Article
  • Spirulina

    Great Information sharing .. I am very happy to read this article .. thanks for ...

    View Article