KTNA Sambut Inovasi Lada Perdu Ansor Way Kanan

By Cahya Media 06 Mei 2017 Dibaca: 397KaliWay Kanan

KTNA Sambut Inovasi Lada Perdu Ansor Way Kanan

Keterangan Gambar :


WAYKANAN, CAHYAMEDIA.CO.ID - Kontak Tani dan Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Way Kanan, menyambut baik harakah (gerakan) GP Ansor setempat mendorong masyarakat untuk menanam lada di daerah yang identik dengan sebutan “tanah lada” yang belakangan hampir punah. 
 
Wakil Ketua PC GP Ansor Way Kanan, Basuki Rahmat  mendampingi Kelompok Tani Sido Makmur di Kampung Banjar Agung, Kecamatan Baradatu berhasil melakukan terobosan dalam pengembangan budidaya lada perdu dan stek satu ruas berdaun tunggal.
 
“Upaya tersebut tentu menggembirakan. Ada kreativitas, inovasi yang tentu layak disambut baik. Organisasi membutuhkan gerakan nyata semacam ini, bukan wacana untuk bisa diukur sejauh mana manfaatnya bagi masyarakat,” ujar Ketua KTNA Way Kanan, Widyo Kuncoro, di Blambangan Umpu, Minggu (08/01) melalui rilisnya yang dikirim ke redaksi cahyamedia.co.id.
 

Beginilah jenis tanaman lada perdu  yang dikembangkan menggunakan pot.
 
Apresiasi KTNA itu dibuktikan dengan menandatangani nota kesepahaman bersama PC GP Ansor guna mendorong masyarakat kembali menanam tanaman yang hampir punah lantaran beragam kesulitan, masa panen yang lama, serta penyakit hingga alih fungsi ke komoditas lain. 
 
“Lada perdu pada usia enam bulan sudah belajar berbuah. Beda dengan lada sulur yang belajar berbuah pada usia tiga tahun. Keunggulan lain lada perdu yakni bisa ditanam di pot, di sekitar halaman atau pekarangan rumah sebagai tanaman hias namun tetap memiliki nilai ekonomi tinggi,” terang Rahmat.
 
Rahmat menambahkan, untuk menjadi daerah yang maju dan berdaya saing, tentunya dibutuhkan inovasi dari berbagai sektor dan salah satunya sektor perkebunan. “Tanaman lada perdu ini lebih efisien dalam biaya produksi serta memiliki produktivitas hasil panen yang lebih besar. Hal ini disebabkan, lada perdu tidak membutuhkan media rambatan atau tegakan dalam penanamannya,” urainya.
 
Ketua PC GP Ansor Way Kanan Gatot Arifianto berharap lada perdu bisa masuk dan dikembangkan di pesantren di kabupaten lain di Lampung bahkan hingga luar Lampung. Alasannya, lanjut Gatot, kebutuhan dunia akan lada mencapai 70 ribu ton per tahun. Semnetara, Indonesia sendiri hanya mampu memasok pada kisaran 5 ribu ton per tahun. 
 
“Pesantren bisa mengambil peluang tersebut mengingat penanaman lada perdu bisa menggunakan media tanam pot. Dan bagi yang membutuhkan lada perdu bisa menghubungi nomor 085268725679 atau 082377805823,” imbuhnya. (rls) 



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Online Support (Chat)

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Siapakah Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung Kesukaan Anda?
  1. M. Ridho Ficardo Bachtiar Basri
  2. Herman HN Sutono
  3. Arinal Djunaidi Chusnunia Chalim
  4. Mustafa Ahmad Jajuli

Komentar Terakhir

  • Elat Herman Goni

    Terimakasih kepada Tuhan yang Maha Esa, atas karunia Nya alumni-alumni STM Perintis, ...

    View Article
  • Brianlat

    Вечернее платье CYLF.RU <a ...

    View Article
  • Lean Belly Breakthrough

    I really appreciate the kind of topics you post here. Thanks for sharing us a great ...

    View Article
  • Spirulina

    Great Information sharing .. I am very happy to read this article .. thanks for ...

    View Article