Ketu AWPI Pringsewu, Desak Bawaslu Lampung Untuk Batalkan Paslon Money Politik

By Cahya Media 30 Jun 2018 Dibaca: 110KaliPringsewu

Ketu AWPI Pringsewu, Desak Bawaslu Lampung Untuk Batalkan Paslon Money Politik

Keterangan Gambar : Ketua AWPI Pringsewu : Ahmad Khattab


PRINGSEWU, CAHYAMEDIA.CO.ID - Sudah menjadi rahasia umum dalam pemilihan gubernur lampung tahun 2018 yang baru digelar hari Rabu (27/7) lalu, kesakralan demokrasi di nodai dengan dugaan politik uang yang dilakukan tim sukses paslon nomor urut 3 Arinal-Chusnunia menjelang hari pencoblosan.

Politik uang yang dilakukan oleh tim sukses Arinal-Nunik banyak terjadi dikabupaten pringsewu khususnya, kejadian dugaan politik uang dalam kampanye dialogis yang dilakasnakan di pekon podosari, higa sampai Kampanye terselubung dengan melibatkan kepala pekon se-kabupaten tanggamus yang ditempatkandi hotel Balong Kuring, kecamatan pringsewu Kabupaten pringsewu, beberapa bulan diduga kuat merupakan pelanggaran dalam kampanye Pilgub lampung.

Anehnya, dugaan pelanggaran kampanye yang dilakukan oleh tim sukses Arinal-Nunik diwilayah hukum Kabupaten pringsewu tidak ada yang memenuhi unsur dan  tidak ada yang ditetapkan menjadi tersangka.

Hal ini, menjadi sorotan keras Ketua Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (AWPI) cabang pringsewu. Ahmad Khattab mengatakan kepada media ini, Kampanye yang dilakukan oleh tim Arinal-Nunik secara kasat mata memenuhi unsur pelanggaran kampanye dalam Pilgub lampung, Akan tetapi menjadi janggal bilamana kejadian pelanggara-pelangaran yang tejadi tersebut semuanya tidak memenuhi unsur penyidikan.

"Kampanye dialogis Arinal-Nunik Dipekon podosari pada hari Kamis (1/3), sangat jelas ditemukan pelanggaran dengan membagi-bagikan uang dan Alat peraga kampanye (APK) Terduga many politic tidak ditetapkan menjadi tersangka pelanggaran kampanye,"ujarnya

Ahmad Khattab juga menambahkan, kejadian yang sama, terjadi di hotel balong kuring, ada dugaan Kampanye ilegal yang dilakukan oleh tim sukses paslon nomor tigapun juga tidak memenuhi unsur, sebelumnya anggota AWPI juga dijadikan saksi dan di mintai keterangan oleh tim Gakkumdu dibawaslu Kabupaten pringsewu, terkait adanya kampanye terselubung dengan melibatkan kepala pekon se-kabupaten tanggamus tersebut.

"Pahal sangat jelas dalam pertmuan yang ditempatkan di hotel balong kuring langsung dipimpin oleh pak salamun yang notabene pengurus partai Golkar Provinsi Lampung, Bahkan Anggota AWPI yang sedang menjalakan tugas meliput kegiatan kampanye ilegal tersebut, sudah dijadikan saksi dan dimintai keterangannya, alhasil tidak memenuhi unsur pelanggaran kampanye, cukup miris melihat kejadian yang sangat jelas di depan mata dan tidak satupun ditetapkan menjadi tersangka,"Kata Ahmad Khattab kepada media ini, Jumat (29/7/2018).

Masih Ahmad Khattab, dirinya menjelaskan, Politik uang yang dilakukan oleh calon gubernur lampung nomor urut tiga bukan rahasia tertutup, tapi, sudah menjadi rahasia umum. Kenapa demikian? Kejadian politik uang ini sudah beredar dikalangan masyarakat luas, Apalagi sudah ada bukti dibebeapa kabupaten, seperti dikecamatan talang padang Kabupaten tanggamus, hal serupa juga terjadi dikecamatan way lima kabupaten pesawaran.

"Tidak dipungkiri, dikabupaten pringsewu bisa juga dan bisa terjadi dugaan pembagian uang yang dilakukan oleh tim sukses untuk memenangkan Arinal-Nunik diPilgub lampung, jadi apabila ada temuan pembagian uang dan masyarakat melaporkan sah-sah saja tidak perlu ada paksaan bagi saksi yang melaporkan kejadian politik uang menjelang Pilgub kemarin, seperti klarifikasi dari pak Sagang Nainggolan, katanya, ada saksi yang dipaksa oleh salahsatu tim dari paslon gubernur lain untuk mengakui, bahkan, yang harus diketahui, semua masyarakat yang menerima suap dari dugaan politik uang oleh tim sukses Arinal-Nunik, mereka (masyarakat) ada dugaan dalam tekanan tim sukse Arinal-Nunik dan mereka ketakutan untuk melaporkan kejadian suap tersebut,"jelasnya

Dirinya berharap, sambungnya Ahmad Khattab, meminta kepada tim Gakkumdu agar segera menegakan supremasi hukum terkait dugaan suap politik uang yang dilakukan oleh tim sukses Arinal-Nunik, karena, kejadian tersebut sudah merusak tatanan berdemokrasi dalam Pilgub lampung tahun 2018 ini.

"Saya meminta, Bawaslu dan tim Gakkumdu Kabupaten pringsewu Serta Bawaslu lampung segera proses dan batalkan calon gubernur lampung yang menghalalkan segala cara dan menyuap rakyat lampung dengan uang 50 ribu rupiah,"pungkasnya. (*/DN)



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Online Support (Chat)

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Siapakah Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung Kesukaan Anda?
  1. M. Ridho Ficardo Bachtiar Basri
  2. Herman HN Sutono
  3. Arinal Djunaidi Chusnunia Chalim
  4. Mustafa Ahmad Jajuli

Komentar Terakhir

  • zonaareapoker

    ini sangat bagus, saya akan kembali dan membawa kemenangan yang sangat besar ...

    View Article
  • obat diet alami

    semoga udah selesai ...

    View Article
  • Cash Loan

    lender <a href="https://cashnow.cars">loan lenders</a> lender <a ...

    View Article
  • infomediabola

    sungguh hebat ada banyak sekali informasi untuk mendapatkan uang disini. ...

    View Article