Ir MustafaTargetkan Lamteng jadi Lumbung Ternak Terbesar di Sumatera

By Cahya Media 06 Des 2017 Dibaca: 41KaliLampung Tengah

Ir MustafaTargetkan Lamteng jadi Lumbung Ternak Terbesar di Sumatera

Keterangan Gambar : Ir MustafaTargetkan Lamteng jadi Lumbung Ternak Terbesar di Sumatera


LAMTENG, CAHYAMEDIA.CO.ID - Bupati Lampung Tengah DR. Ir. Mustafa menargetkan Lampung Tengah (Lamteng) sebagai lumbung ternak terbesar di Sumatera. Hal tersebut dibuktikan, dengan mengembangkan budidaya ternak sapi, berikut ketersediaan pakan ternak secara mandiri.

Melalui gagasanya, Bupati ronda ini menjadikan kampung Dusun Dadi Makmur Kampung Bandarsakti Kecamatan Terusan Nunyai sebagai sentral produksi dan budidaya pakan ternak dengan cara budidaya tanaman rumput odot.

“Kita punya target besar di sektor peternakan. Targetnya Lamteng menjadi lumbung ternak, kalau bisa se-Sumatera. Tentunya ini harus ditunjang dengan pakan yang memadai. Disini kita mencoba membuat inovasi membuat pakan mandiri dengan memanfaatkan tanaman odot,” ungkap Mustafa saat panen raya perdana odot di kampung Bandarsakti, Senin, (4/12/2017).

Dengan mengembangkan tanaman odot ini, diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pakan ternak di Lampung Tengah. Nutrisi yang baik pada odot juga diharapkan semakin menunjang potensi peternakan di kampung-kampung.

“Odot adalah tanaman dari varietas rumput gajah. Ini merupakan pakan alternatif dengan nutrisi terbaik. Jika ini dikembangkan secara maksimal, tentunya memberikan keuntungan bagi semua pihak, baik petani, peternak maupun pemerintah. Tidak hanya memenuhi kebutuhan pakan ternak lokal, mudah-mudahan bisa dipasarkan secara luas,” imbuh dia.

Sementara itu Ketua Gapoktan Dusun RKD Sutrisno menerangkan budidaya tanaman odot sebagai pakan ternak masih tahap percobaan. Di Kampung Dadi Makmur sudah ada 6-7 hektar lahan masyarakat yang sudah ditanami odot.

Menyikapi banyaknya permintaan rumput gajah super ini, kedepan petani dan masyarakat akan diarahkan untuk menanam odot. Menurutnya budidaya odot sangat menguntungkan, selain perawatannya mudah, masa panen odot juga tidak lama.

“Dalam 2,5 bulan odot sudah bisa dipanen. Setelah itu batang kita potong-potong 17-19 cm, per batang bisa dijual dengan harga Rp 300. Permintaan per hari bisa mencapai 40-50 ton, namun karena produksi masih terbatas, permintaan belum bisa dipenuhi, karenanya kedepan kita konsen mengembangkan tanaman odot ini,” jelasnya.

Ia mengakui, budidaya odot sangatlah mudah. “Masa tanam hanya 2,5 bulan. Perawatan mudah, penanaman pertama menggunakan pupuk organik, selanjutnya cukup urea. Satu pohon nantinya bisa menghasilkan hingga 60 tunas. Daunnya juga bisa langsung dikonsumsi ternak,” bebernya.

Terkait pemasaran, menurut Sutrisno tidak perlu khawatir karena permintaan sangat tinggi. Sejauh ini odot sudah dipasarkan di sejumlah kabupaten yakni kabupaten Lampung Utara, Lampung Selatan, Pringsewu, Pesisir Barat, dan Mesuji. Permintaan mencakup petani perseorangan, kelompok tani dan perusahaan.

Dengan program “one zona one product”, Ia berharap semakin meningkatkan potensi peternakan di Lampung Tengah, serta mendongkrak perekonomian pembudidaya rumput odot. “Sejauh ini odot masih belum terlalu familiar di kalangan petani. Dengan adanya support dari bupati, saya harap semakin banyak petani yang beralih menanam rumput odot,” pungkasnya. (ADV/HER)



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Online Support (Chat)

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Siapakah Calon Walikota dan Wakil Walikota Padang Favorit Anda?
  Mahyeldi Ansyarullah - Emzalmi
  Robby Prihandaya - Dewi Safitri
  Tommy Utama - Laura Hikmah
  Willy Fernando - Vicky Armita
  Laura Himah i Nisaa - Safaruddin

Komentar Terakhir

  • Jasa Bangun Rumah

    Infonya sangat berguna bagi kami, Thank you. https://jasaseo.website | ...

    View Article
  • Cruise Cushion

    Coba saja buat wisata perjalanan dari jakarta ke lampung dengan menggunakan kapal laut ...

    View Article
  • Kontraktor Bangunan

    semoga aja nanti pas eksekusi menjadi bagus hasilnya, tetapi bagus atau enggaknya ...

    View Article
  • Pesan Nasi Kotak

    Loh, ini gimana sih..? Judul dan gambarnya sih tentang nasi kotak,, tapi kok isi ...

    View Article